Berdarah Indonesia, Sutradara ‘Despicable Me 2’ Kangen Nasi Goreng

WASHINGTON, KOMPAS.com — Sebagian dari pembaca tentu sudah tahu bahwa Pierre Coffin, sutradara Despicable Me 2, adalah keturunan Indonesia. Ia adalah putra novelis terkemuka NH Dini dengan diplomat Perancis, Yvess Coffin.

Seperti halnya orang-orang lain yang punya darah Indonesia, misal Presiden AS Barack Obama, ia pun kangen makanan Indonesia.  

“Makanan Indonesia favorit saya nasi goreng,” jawab Pierre Coffin sambil tertawa dalam wawancara yang dimuat situs VOA Indonesia.

Kariernya dalam film animasi sebenarnya dimulai sejak ia bersekolah di Gobelins di Paris, Perancis.

Sutradara berusia 45 tahun itu tak menampik ketika ditanya apakah benar ia berdarah campuran Indonesia-Perancis dan putra NH Dini. Namun, ia mengaku tidak bisa berbahasa Indonesia dan tak mengikuti karya-karya ibunya.

“Sebenarnya agak aneh karena karya-karya ibu saya tidak pernah diterjemahkan dalam bahasa Perancis, jadi saya belum pernah membaca buku-buku klasik tulisannya. Saya tidak tahu benar persepsi orang-orang tentang ibu saya,” ujarnya.

Namun, ia tahu kalau banyak orang yang mengagumi karya ibunya. Ia pun sedikit tahu mengenai karya ibunya dari informasi teman-teman ibunya di Perancis.

“Karena saya tidak paham kata-kata Indonesia, maka saya sering bertanya kepada teman-teman ibu saya. Tentunya saya sangat bangga, tapi juga malu pada diri sendiri karena ternyata ia banyak menulis tentang kami sebagai keluarga. Saya sebenarnya sangat berkeinginan untuk membaca buku-bukunya,” tambahnya.

Sebagai keluarga diplomat, Pierre menjelaskan berbagai latar belakang budaya yang ia pelajari dan dialaminya semasa kecil, termasuk budaya-budaya Indonesia.

Ia mengatakan ketika masih kecil sering diajak ibunya ke Kedutaan Besar Indonesia di negara tempat mereka menetap. Sampai sekarang, ia mengaku masih ingat irama musik tradisional Indonesia yang selalu membawa ingatannya kembali ke masa lampau.

“Makanan Indonesia, buat saya adalah hidangan paling enak di seluruh dunia. Dan bahasa Indonesia, menurut saya adalah bahasa yang sangat indah, seperti alunan musik,” ujarnya. 

Makanya, ketika ia menyuarakan Minions dalam film Despicable Me, ia pun menggunakan bahasa Indonesia di antara berbagai bahasa lainnya.

“Setiap kata-kata lucu saya gunakan dengan cara menarik, mungkin Anda mendengar saya menggunakan kata ‘terima kasih’,” katanya.

Meski demikian, kata tersebut mungkin tidak jelas terdengar karena sebenarnya yang ditekankan adalah sonority atau resonansi suaranya.

Sutradara film Hollywood ini memang tetap rendah hati meskipun telah meraih ketenaran dan kesuksesan. Latar belakang budaya yang beragam justru membuat Pierre menganggap kesuksesannya ini bukan hal utama untuknya. Bagi putra NH Dini ini, kebahagiaan justru didapatkan dari keluarga, istri, dan anak-anaknya.

Sumber :
Editor :
Tri Wahono

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: