EKONOMI : MEKANISME PASAR

MEKANISME PASAR

Pengertian pasar menurut ilmu ekonomi adalah bertemunya permintaan dengan penawaran. Sehingga pasar bersifat interaktif bukan fisik. Sedangkan pengertian mekanisme pasar sendiri adalah proses penentuan tingkat harga berdasarkan kekuatan permintaan dan penawaran.

1. Permintaan.
Permintaan adalah keinginan konsumen untuk membeli suatu barang dengan berbagai tingkat harga tertentu dan selama periode waktu tertentu.

Terdapat beberapa factor yang mempengaruhi permintaan suatu barang yaitu:
1. Harga barang itu sendiri.
2. Harga barang yang terkait.
3. Tingkat pendapatan perkapita.
4. Selera atau kebiasaan.
5. Jumlah penduduk.


2. Penawaran.

Penawaran adalah keinginan produsen untuk menjual(menawarkan) sejumlah barang pada berbagai tingkat harga selama satu periode tertentu.

Terdapat beberapa factor yang mempengaruhi penawaran suatu barang yaitu:
1. Harga barang itu sendiri.
2. Harga barang yang terkait.
3. Harga factor produksi.
4. Biaya produksi.
5. Teknologi produksi.

 

3. Keseimbangan pasar.
Harga keseimbangan adalah harga di mana baik produsen dan konsumen sama-sama tidak ingin menambah dan mengurangi jumlah yang di konsumsi ataupun dijual, atau sering disebut dengan titik keseimbangan atau titik ekuilibrium.

Contoh kasus:

Kasus Pasar Motor Matic.
Permintaan : Qd = 200-10P
Penawaran  : Qs = -40+5P

Dimana: Qd, Qs = Ribu unit per tahun
P = Puluhan juta per tahun

 

Keseimbangan pasar:

Qd                   =          Qs
200-10P           =          -40 + 5P
240                  =          15P
P                      =          16
Qd                   =          200 – 10(16) = 40
Qs                    =          -50 + 5(16) = 40

4. Kegagalan Pasar.

Pasar merupakan alokasi sumber daya yang efisien, namun jika semua asumsinya dapat terpenuhi, antara lain pelaku harus bersifat rasional, memiliki informasi yang sempurna mengenai keadaan pasar, pasar harus berbentuk persaingan sempurna dan barang yang ditawarkan harus bersifat privat. Namun pada kenyataannya apa yang diasumsikan tidak sesuai dengan yang ada di lapangan. Akibatnya kegagalan pasar pun terjadi.

Ada beberapa hal yang menyebabkan kegagalan pasar terjadi, yakni:

1.      Informasi tidak sempurna.

Sering kali kita tidak mengetahui tentang kualitas barang yang digunakan, Sebagai contoh saat kita membeli sebuah mobil, untuk memperoleh informasi mengenai mobil itu seringkali kita menyewa seorang ahli mesin yang terpercaya.

2.      Daya Monopoli

Sering kali kita jumpai dalam sebuah pasar dimana hanya produsen yang menguasai pasar, hal itu terjadi karena produsen lainnya tidak mampu bersaing dengan produsen tersebut. Kemampuan itu menyebabkan barang yang diproduksi lebih sedikit, sehingga menyebabkan harga yang lebih tinggi dibandingkan harga di pasar persaingan sempurna.

3.      Eksternalitas

Eksternalitas merupakan keuntungan atau kerugian yang dinikmati atau di derita pelaku ekonomi sebagai akibat tindakan pelaku ekonomi yang lain. Sebagai contoh: Limbah yang dihasilkan sebuah pabrik dapat mencemari lingkungan sekitar, dan mengakibatkan kerugian bagi masyarakat sekitar, biaya kerugian tersebut biaya eksternalitas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: