Most Shocking Ekstradisi Penghuni Terakhir : Hendra Terekstradisi !

Hendra Terektradisi
Malam ekstradisi kemarin adalah malam yang bisa dibilang paling mengagetkan dan kontroversial diantara semua malam ekstradisi sepanjang sejarah Penghuni Terakhir season 6. Bahkan ketika gue nulis ini, gue
masih ga percaya ANTV rela melepas Hendra yang bisa dibilang sebagai ‘jargonnya’ season 6.

Ketika gue udah bicara skrip dan gue berbicara tentang pemboikotan secara sepihak oleh Ayu kemaren yang bisa jadi dikarenakan karena Petir masih ingin mempertahankan Hendra-Putri, semuanya tiba tiba
sampai (lagi) disatu belokan twist yang menyangkal semuanya : Hendra, seorang tokoh frontal paling ambisius,
dominan dan bisa dibilang “tokoh utama” di season ini, TEREKSTRADISI.

Trus, apakah ini adalah semacam pembuktian Helmi Yahya kalau acaranya ini real? Dengan nekat mengeluarkan Hendra yang notabene namanya udah melekat banget sama acara Petir? Menyangkal isu bahwa Hendra dianak-emaskan sampe 5 besar?
Yang pasti itu adalah keputusan yang sangat berani. Silahkan tanya orang yang tahu Petir season 6, pasti dia pertama bakal kenal Hendra dengan ke-“ngok”nya itu.

Gue udah males ngebahas kemungkinan-kemungkinan atau trik/kamuflase apa yang melatarbelakangi terekstradisinya tokoh penting macam Hendra, tapi gue sendiri jujur merasa kecewa dengan keluarnya dia ‘sepagi’ ini.
Bahkan menurut gue, Venny (sori) gak terlalu berguna.

Memang semenjak beberapa hari sebelum ekstradisi kemarin, banyak yang meramalkan Venny lah yang akan
keluar. Dikarenakan keterlibatan Venny yang udah gak dominan lagi, dan dibandingkan Gezod-Hendra-Putri, Venny lah yang paling lemah tentang penokohan
dimata penonton, jadi banyak yang menebak dengan pasti bahwa Venny lah yang akan keluar. Siapapun, terkecuali Hendra.

Kenapa gue bilang malam ekstradisi kemarin adalah malam paling menyedihkan sekaligus tragis, adalah karena kenyataan pahit kalau seorang Hendra dicabut kuncinya oleh musuh bebuyutannya sendiri, Shandy.
Kalau ada yang pernah lihat iklan Hendra dia pasti pernah ngomong,

” “Camkan ya Shandy, kamu orang pertama yang akan Hendra keluarin.” “

Dan bagaimana kenyataannnya berbalik ke dia sendiri itulah yang paling tragis. Menurut gue, kepergian Hendra malam tadi benar-
benar bukan kepergian secara terhormat, bahkan kalau gue boleh bilang Hendra pergi dengan cara yang sangat memalukan. Dia pergi dengan sempat menyembah-bertekuk lutut
mengemis-ngemis Shandy supaya minta diselamatkan, haha agak lucu juga sih ngeliat sikap “penjilat” Hendra
ini, tapi tetap terasa sangat mengecewakan bagi gue. Gue bukan Henvers, tapi gue rasa ini adalah salah satu moment yang tidak akan terlupakan, dan harus masuk Trivia sejarah season ini.

Karena jujur, Hendra itu punya keunikan yang beda bahkan dari pendahulunya, Erick Estrada. Hendra yang tergolong sebagai tokoh perusuh, dalang, pemeran adu domba, pemancing emosi dan dibenci, tapi dia masih
bisa melucu, memadukan dengan lawak dan ocehannya yang khas. Itu yang gue suka dan menurut gue akan membuat rumah Petir terasa membosankan tanpa dia.
Dan gue jauh lebih suka karakter Hendra dibanding Erick.

penghuni terakhir 6
Tidak ada lagi yang bisa menang bacot sama Tarzan
hendra ngok
Orang bermuka sinis yang terobsesi sama kursi Boss

Dan fakta kembali membuktikan bahwa : Petir itu super super sangat unpredictable Silahkan tepuk tangan atas masterpiece twist dari
Helmi Yahya minggu ini, PROK PROK PROK!!!

source : projectreviewstheworld.blogspot.com/2011/06/malam-ekstradisi-paling-menyedihkan-di.html

Iklan

47 Tanggapan

  1. buat hendra sya sdh nganggap kmu sperti kk ak sendiri
    karna ak ngfans banget sma kmu

    BENGKULU NGOOK

  2. buat hendra sya sdh nganggap kmu sperti kk ak sendiri
    karna ak ngfans banget sma kmu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: