Penyebab Deg-degan Saat Main Roller Coaster

Saat ingin menaiki
permainan roller
coaster maka detak
jantung seseorang
secara otomatis akan
meningkat, meskipun
orang tersebut
mengaku dirinya
pemberani. Kenapa
begitu?

Umumnya tubuh
akan bereaksi
terhadap ketakutan,
stres, kegembiraan dan kecemasan yang merupakan hasil dari
respons flight or fight alamiah yang terjadi tanpa disadari.

Reaksi tanpa sadar ini melalui sistem saraf simpatik (bagian dari
sistem saraf otonom) untuk mempersiapkan tubuh menghadapi
kemungkinan yang mengancam jiwa atau situasi menakutkan.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of the American
Medical Association mengukur respons denyut jantung dari 55
laki-laki dan perempuan sehat yang akan menaiki roller coaster.
Partisipan menggunakan perekam elektrokardiogram mulai dari
lima menit sebelum naik hingga lima menit setelah naik.

Didapatkan peningkatan rata-rata 89 denyut per menit sebelum
naik dan 155 denyut per menit selama permainan. Peningkatan
terbesar terjadi selama awal permainan yang mana tubuh masih
beradaptasi dengan situasi yang dirasa mengancamnya.

Seperti dikutip dari Livestrong, Sabtu (15/1/2011) peneliti memiliki
teori tentang peningkatan detak jantung ini disebabkan oleh
respons alami tubuh terhadap rasa takut atau stres emosional.

Karenanya seseorang tetap saja deg-degan saat main roller coaster
meskipun ia seorang pemberani.
Selain itu tubuh akan bereaksi terhadap ancaman yang
dirasakannya dengan cara memompa adrenalin dan sistem saraf
pusat yang memiliki sejumlah respons untuk membantu
seseorang mengatasi situasi stresnya. Respons yang muncul
biasanya peningkatan denyut jantung, tekanan darah, pernapasan
dan gula darah.

Kelenjar adrenal terletak di atas kedua ginjal yang berinteraksi
dengan kelenjar hipotalamus dan pituitari. Adrenal medula yang
merupakan bagian dalam kelenjar adrenal akan melepaskan
hormon yang mengontrol bagaimana seseorang mengatasi
stresnya, hormon ini disebut dengan adrenal dan noradrenal.

Saat
hormon ini dikeluarkan biasanya ditandai dengan peningkatan
denyut nadi dan tekanan darah.
Peneliti mengungkapkan karena respons jantung menjadi intens
saat bermain roller coaster, maka seseorang yang memiliki
gangguan jantung harus menjauhi wahana ini atau ia berkonsultasi
terlebih dahulu dengan dokter jantungnya.

Sumber :detikHealth

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: